"Kok bisa ya korupsi membudaya di Indonesia? Kenapa?" Ada yang pernah kepikiran gitu? Berarti kita sehati. (Jangan-jangan kita...

Celoteh Tengah Malam

"Kok bisa ya korupsi membudaya di Indonesia? Kenapa?"
Ada yang pernah kepikiran gitu?
Berarti kita sehati. (Jangan-jangan kita jodoh! *abaikan*)

Well, korupsi di negeri ini udah kaya parasit yang susah ngilanginnya.
Kenapa?
Menurut wangsit yang saya dapet barusan, kalo dipikir-pikir salah satu penyebab terbesar seseorang melakukan korupsi adalah tekanan dari masyarakat sekitar dan perilaku kurang bersyukur. Sadar ataupun enggak, tekanan dari masyarakat sudah ada sejak dahulu kala sebelum negara api menyerang... *gagal fokus*
Oke, bercanda...

Tekanan tersebut udah ada sejak masyarakat Indonesia duduk di bangku sekolah. Nggak percaya? Nih saya kasih contoh tekanan sosial, misalnya pas ada anak sekolah yang nilainya jelek atau nggak naik kelas. Mereka bukannya dapat dukungan motivasi buat bangkit malah dikucilkan, dari situlah tindakan curang dimulai seperti mencontek dan lain-lain supaya punya nilai bagus.
Contoh perilaku kurang bersyukur, ada anak ngeliat temen-temennya pada punya smartphone semua, akhirnya dia menghalalkan segala cara buat bisa selevel sama temen-temennya. Entah itu make uang spp, bohong ke orang tua biar dikasih duit dan sebagainya.
Contoh lagi, ada istri yang minta dibeliin mobil baru sama suaminya, padahal tabungan suaminya nggak cukup buat beli mobil baru. Akhirnya si suami ngembat uang perusahaan dan sebagainya.
Korupsi bisa berawal dari tindakan-tindakan semacam itu.
Tindakan curang dan tak jujur.

Tapi nggak semua masyarakat Indonesia kayak gitu. Itu cuma contoh. Masih banyak masyarakat Indonesia yang jujur kok. I believe ~

Jadi menurut sudut pandang saya, yang diperlukan buat memberantas korupsi itu pola pikir masyarakatnya untuk menghargai, mengerti dan memahami kemampuan manusia yang satu dengan yang lainnya dan belajar bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki.

Seperti kata Bapak saya, setiap manusia itu sudah memiliki porsinya masing-masing.

Jadi inget lagunya salah satu band Indonesia, gue lupa judulnya apa. Liriknya gini:
Syukuri apa yang adaaa
Hidup adalah anugeraaah

Kalo setiap manusia itu bisa bersyukur atas apa yang telah dimilikinya, niscaya korupsi tak akan pernah ada. Amiin...
Naaah, sekarang masalahnya gimana caranya ngerubah pola pikir masyarakat?

*Thus my midnight babble, correct me if i'm wrong ;)

0 komentar:

Waktu berlalu dan orang-orang berubah Tapi ada satu hal yang tidak akan berubah Masa lalu dan kenangan Mungkin di masa depan, aku tak la...

Time flies. People change.

Waktu berlalu dan orang-orang berubah
Tapi ada satu hal yang tidak akan berubah
Masa lalu dan kenangan

Mungkin di masa depan, aku tak lagi menjadi bagian dalam kehidupan kalian
Tapi aku bersyukur
Setidaknya Tuhan telah menulis cerita tentang kita
Walaupun hanya sebuah cerita pendek yang habis dibaca sekali duduk

Setidaknya aku pernah berada di masa lalu kalian dan telah menjadi bagian dari secuil kenangan - kenangan kalian
Terima kasih Yaa Rabb

Aku masih berharap kepada Tuhan bahwa semoga saja cerita kita tak hanya sebatas skenario cerita pendek
Semoga saja cerita kita diangkat-Nya menjadi sebuah novel bersambung yang sampai beberapa bab
Karena bagiku, menjadi bagian dari hidup kalian adalah sesuatu yang menarik dan menyenangkan

*Dedicated to all my friends


0 komentar: