Angin menyelinap membawa sebuah bingkisan Sebuah kotak beludru dengan warna gelap bagai langit malam Dibukanya kotak tersebut perlahan Ke...

Angin menyelinap membawa sebuah bingkisan

Sebuah kotak beludru dengan warna gelap bagai langit malam
Dibukanya kotak tersebut perlahan
Kenangan memberi salam
Apa kabar perasaan?
Masihkah bersemayam?
Ataukah sekedar dalam ingatan?
Ia diam terbungkam
Sesak dalam dada ia tahan
Matanya terpejam
Pergilah kenangan
Sudah malam

Sepulang dari sebuah stasiun TV lokal, aku berencana mengunjungi tempat wisata bersama salah seorang teman. Tak jauh setelah keluar dari ger...

Sepulang dari sebuah stasiun TV lokal, aku berencana mengunjungi tempat wisata bersama salah seorang teman. Tak jauh setelah keluar dari gerbang stasiun TV tersebut, motor yang aku tumpangi mulai goyang. Benar saja, ban belakang sepeda motor ku bocor di tengah jalan. Dalam hati, aku kesal. Segera aku mencari tukang tambal ban terdekat.

Setibanya di sana Pak Tukang Tambal Ban dengan sigap menghampiriku dan memeriksa keadaan motorku.

(Percakapan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia)

"Bocor ini mbak, harus diganti ban baru. Soalnya bannya sobek, ketusuk paku."

"Oh, iya pak. Diganti saja ban nya."

"Duduk dulu mbak."

"Iya Pak."

Pak Tukang Tambal Ban tersebut langsung melakukan pekerjaannya. Sembari menunggu, aku mengamati kejadian yang ada di depanku; Bapak Tukang Tambal Ban yang sedang menambal ban motorku. Lalu aku menyadari sesuatu. Perihal ketidak beruntungan yang aku alami hari ini. Ternyata bisa menjadi jalan rezeki bagi orang lain.

Aku menghela nafas dan tak jadi mengumpat karena kesal. 

Seringkali diri ini tidak menyadari bahwa ketidak beruntungan yang dialami bisa jadi adalah jalan rezeki bagi orang lain. Betapa sering diri ini menyacat nikmat dengan mengumpat.

"Sudah selesai mbak."

Aku pun berdiri dan membayar Bapak Tukang Tambal Ban tersebut.

"Terima kasih, Pak."

Setelah beberapa hari tak berdaun dan hanya menyisakan ranting kering, kemarin muncul tunas-tunas kecil dari pohon yang sempat dikira m...

Setelah beberapa hari tak berdaun dan hanya menyisakan ranting kering, kemarin muncul tunas-tunas kecil dari pohon yang sempat dikira mati ini. Masyaallah, laa quwwata illa billah. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir. Sebuah pelajaran kecil yang bisa diambil dari pohon tersebut, yaitu agar kita tidak berputus asa dari rahmat Allah bahkan saat dititik terendah, even when everything seems impossible.

"Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran)." (QS. An Nahl: 65)

"Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi yang sudah mati. Sesungguhnya (Tuhan yang berkuasa seperti) demikian benar-benar (berkuasa) menghidupkan orang-orang yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Ar Rum: 50)

"Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum  yang kafir (QS. Yusuf: 87)

Hujan dan kopi memiliki relasi yang sulit dijelaskan.  Bagiku kopi selalu menjadi lebih nikmat ketika disesap kala hujan.  Entah ada ke...

Hujan dan kopi memiliki relasi yang sulit dijelaskan. 
Bagiku kopi selalu menjadi lebih nikmat ketika disesap kala hujan. 
Entah ada kekuatan magis apa yang membuat kopi dan hujan seakan-akan memiliki chemistry yang begitu hebat.

Sore ini, hujan turun begitu derasnya. 
Rintik air turun dari langit mencumbui tanah, bercinta dengan bumi. 
Seperti sepasang kekasih yang lama tak bersua melepas rindu untuk pertama kali.


Aku seperti biasa, duduk di pinggir jendela, menyesap secangkir kopi, ditemani sebuah buku dan segenggam rindu...

Dibiarkannya kertas putih itu begitu saja Tanpa ada coretan di atas lembarnya Kosong... Tak tahu apa yang harus dilakukannya pada selemba...

Dibiarkannya kertas putih itu begitu saja
Tanpa ada coretan di atas lembarnya
Kosong...
Tak tahu apa yang harus dilakukannya pada selembar kertas putih itu
Ditatapnya kertas putih itu dengan lekat
Hingga ia tak sadar dirinya telah menua dan pucat

Pada akhirnya kertas putih itu hanya menjadi lembar kosong nan usang
Tak ada secuil pun coretan
Pergilah ia ke kehidupan lain tanpa sempat ia torehkan tinta ke atas kertas putihnya
Tak ada satupun yang tahu tentang perjalanan hidupnya

Sudah terlalu lelah berjalan dalam sebuah lingkaran yang tak bercela Berkutat dengan hal-hal itu melulu Butuh sesuatu untuk membuat sebuah...

Sudah terlalu lelah berjalan dalam sebuah lingkaran yang tak bercela
Berkutat dengan hal-hal itu melulu
Butuh sesuatu untuk membuat sebuah cela dan menjadikan lingkaran itu ke bentuk yang lain
Segitiga mungkin? Atau trapezium? Ah,  Apapun itu! Pokoknya butuh sesuatu yang baru
Semakin lama lingkaran ini membuatku semakin tak nyaman
Butuh sesuatu yang beda, menyegarkan, revolusioner bukan sekedar hura hura, haha hihi, kesana kemari, hedonisme berkedok silaturahmi
Hahahhahaha!
Ah, tapi sudahlah. Bicara apa aku ini. Perubahan? Ingin sebuah perubahan tapi belum mampu merubah diri sendiri. Cih!
Sepertinya aku butuh kopi...

Pagi ini, aku selipkan namamu pada gigir cangkir kopi-ku  Lalu aku meminumnya seraya berdoa dalam setiap sesapnya, untukmu  Sesap ...

Pagi ini, aku selipkan namamu pada gigir cangkir kopi-ku 
Lalu aku meminumnya seraya berdoa dalam setiap sesapnya, untukmu 
Sesap demi sesap
Sampai habis kopinya
Lalu sengaja kuletakkan cangkir kopi itu pada teras kosan-ku
Berharap setiap orang yang lewat dapat melihat sisa-sisa doaku yang tertinggal, agar mereka ikut mendoakanmu
Aku juga membisikkan doaku pada ayam-ayam peliharaan pak kos-ku
Kemudian pada kambing-kambing peliharaan tetangga kos-ku
Lalu meminta mereka untuk menyebarkan doaku untukmu pada setiap apapun yang mereka temui ketika mereka mencari makan nanti
Aku juga menitipkan doaku pada angin
Sama seperti ayam dan kambing, aku meminta angin untuk menyebarkan doaku untukmu kemanapun dia berhembus
Dengan begitu, aku berharap seluruh alam raya ini ikut mendoakanmu
Semoga Allah selalu melindungimu...
Semoga selalu ada kemudahan dari-Nya untukmu... 
Selamat pagi...